Pura Tanah Lot Bali

Pura-tanah-lot

Pura Tanah lot adalah bagian dari 11 Pura yang Menjadi Primadona Bagi wisatawan di Bali versi infowisatabali.com, jadi merupakan salah satu hal yang wajib menjadi
pertimbangan tempat yang akan dikunjungi ketika berlibur di Bali.

Tanah Lot adalah sebuah objek wisata yang terletak di kabupaten Tabanan – Bali, Indonesia, kurang lebih 65 menit perjalanan dari Denpasar. Disini ada dua pura yang terletak diatas batu besar yang luasnya kurang lebih 3 are. satu terletak diatas bongkahan batu dan satunya terletak diatas tebing mirip dengan Pura Uluwatu.

Pura tanah lot merupakan bagian dari pura Sad Kahyangan, yaitu pura – pura yang merupakan sendi-sendi pulau Bali. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.

Nama tanah lot terdiri dari dua kata yaitu Tanah yang diartikan sebagi batu karang menyerupai Gili atau pulau kecil. Lot atau Lod berarti laut. Tanah lot dimaksudkan sebagai pulau kecil terapung ditengah lautan. Struktur pura berdasarkan kondisi lingkungan, maka struktur pura tanah lot dibangun diatas dataran batu karang yang tidak beraturan sudut sudutnya yang hanya terdiri dari satu dataran atau halaman saja. sebagai “jeroan” yang terdapat bangunan inti antara lain :

  1. Meru tumpang 5 media pemujaan untuk memuja Bhatara Segara atau Dalem Tengahing Samudra yaitu Dewa Baruna penguasa potensi laut.
  2. Meru tumpang 3 media pemujaan untuk memuja keagungan Danghyang Nirartha yang berjasa dalam melestarikan, mengembangkan ajaran-ajaran agama dan kebudayaan kebudayaan hindu.

Status Pura Tanah Lot dapat diketahui  dari sejarah pura, Fungsi Pura serta keberadaan pemuja atau penyiwi yang datang bersembahyang pada waktu upacara persembahyangan.

  • Pura tanah lot sebagai Dang Kahyangan karena sejarah serta penyiwi utama berasal dari desa atau masyarakat Kabupaten Tabanan dan sekitarnya, yang datang setiap odalan (upacara) yang dilaksanakan setiap 210 hari ( enam bulan Bali) yaitu pada buda wage langkir.
  • Pura tanah lot sebagai pura segara, karena fungsinya sebagai tempat suci untuk memuja bhatara segara manifestasi Tuhan sebagai penguasa laut dan kelautan.

Menurut legenda, Pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa. Beliau adalah Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran agama Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16.

Pada saat itu penguasa tanah lot,  Bendesa beraban iri terhadap beliau karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti Danghyang Nirartha. Bendesa Beraban menyuruh Danghyang Nirartha untuk meninggalkan Tanah Lot. Beliau menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot beliau dengan kekuatannya memindahkan bongkahan batu ketengah pantai (bukan tengah laut) dan membangun pura disana.

Beliau juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri – ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular Cobra. Akhir dari legenda menyebutkan bahwa Bendesa Beraban akhirnya menjadi pengikut Danghyang Nirartha.

Dari data arkeologi, pada sebuah bangunan atau pelinggih ditemukan sebuah menhir yang berfungsi sebagai media pemujaan untuk memuja potensi dan kekuatan alam. Pelinggih ini terletak dihalaman teratas dari pura Tanah Lot. Pada pelinggih tersebut juga ditemukan sebuah lingga yang berfungsi untuk memuja Dewa Siwa.

Komplek Wisata Tanah Lot terdiri dari beberapa tempat serta fasilitas penunjang yang ada bagi wisatawan yang berkunjung, Meliputi :

  • Pura Batu Bolong
  • Surya Mandala Cultural Park
  • Pasar Seni/art Market
    • Obyek wisata Tanah Lot dilengkapi dengan fasilitas berupa pasar seni bagi wisatawan yang ingin membeli oleh – oleh, khususnya kesenian khas bali.
  • Pura Enjung Galuh
  • Pura Luhur Pekendungan
  • Ular Suci

Sumber : Buku “Top Destination Bali”

This entry was posted in Tabanan, Wisata Pura and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>